Tekstur alami seperti kayu, batu, dan kain linen menambah kedalaman visual yang ramah. Pilih tekstur yang tidak terlalu dominan agar tetap mendukung subjek.
Permainan cahaya dan bayangan memperkuat detail tekstur. Cahaya miring menonjolkan urat kayu atau lipatan kain tanpa membuat gambar terasa berat.
Kombinasikan tekstur kasar dan halus untuk kontras yang seimbang. Misalnya, piring porselen di atas papan kayu menciptakan titik fokus yang hangat.
Gunakan elemen alam seperti daun kering atau bunga kecil untuk memberi aksen musiman. Ini membantu bercerita tanpa menambah kerumitan.
Close-up pada tekstur bekerja baik untuk foto produk dan still life yang sederhana. Fokus pada satu area dan biarkan detail berbicara sendiri.
Menjaga palet warna yang serasi akan membuat tekstur lebih menyatu. Pilih warna tanah atau netral agar tampilan tetap koheren.

